Sejak pagi sekitar pukul 09.00 WIB, ribuan
penambang bersama warga berdatangan dari kawasan Laskar Pelangi menggunakan
ratusan sepeda motor, puluhan mobil, serta truk terbuka. Setibanya di lokasi,
massa memadati gerbang utama kantor sambil meneriakkan tuntutan agar pihak
manajemen PT Timah segera menemui mereka.
Seruan seperti "Mana
PT Timah", "Ini urusan
makan", hingga "Tidak ada
yang beli timah kami" terus menggema di lokasi aksi. Massa
mendesak agar pimpinan PT Timah yang memiliki kewenangan mengambil keputusan
hadir secara langsung memberikan penjelasan.
Aksi yang semula berlangsung damai perlahan
memanas ketika sebagian massa mulai melemparkan batu ke arah area kantor.
Ketegangan meningkat setelah peserta aksi mengaku kecewa karena tidak ada
perwakilan manajemen perusahaan maupun pemerintah daerah yang datang menemui
mereka.
![]() |
| Aksi Penambang Timah Beltim (Sumber Foto : Tangkapan Gambar Group Whatsapp) |
Selain itu, para penambang juga memprotes
kebijakan pembelian dan penimbangan bijih timah yang mereka nilai tidak sesuai
dengan kesepakatan sebelumnya. Massa mengaku kesulitan menjual hasil tambang
sehingga berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi keluarga.
"Kite lah banyak diakalek, pejabat bebulak banyak janji, kami nak makan," teriak salah seorang warga di tengah kerumunan massa dengan nada emosional.
Situasi semakin tidak terkendali ketika
sejumlah massa merobohkan plang nama PT Timah, merusak beberapa fasilitas
kantor, kemudian membakar ban bekas di halaman kantor. Dalam perkembangan
selanjutnya, api terlihat membakar bangunan kantor operasional PT Timah. Hingga
siang hari, kobaran api masih terlihat dari lokasi kejadian.
![]() |
| Aksi Penambang Timah Beltim (Sumber Foto : Tangkapan Gambar Group Whatsapp) |
Perwakilan peserta aksi sebelumnya menyatakan
akan tetap bertahan hingga pihak PT Timah memberikan kepastian terhadap
tuntutan masyarakat terkait pembelian bijih timah rakyat.
![]() |
| Aksi Penambang Timah Beltim (Sumber Foto : Tangkapan Gambar Group Whatsapp) |
Hingga berita ini diterbitkan, situasi di lokasi dilaporkan masih
berkembang. Pihak manajemen PT Timah maupun aparat keamanan masih dalam proses
memberikan keterangan resmi terkait penyebab kericuhan, tingkat kerusakan,
serta penanganan kebakaran yang terjadi di area kantor operasional perusahaan.
Informasi mengenai penyebab kebakaran, besaran kerusakan, dan kemungkinan
adanya korban masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak berwenang.
![]() |
| Kantor Operasional PT Timah kondisi Terbakar (Sumber Foto : Tangkapan Gambar Group Whatsapp) |
Red/3W@





