TpO0TUC8TUG6BUA9TSA5BSr7Td==
BERITA
TERKINI

Sentuhan Humanis Lapas Tanjungpandan, KAMPIT Ubah Ruang Tunggu Jadi Tempat Penuh Kehangatan

Ukuran huruf
Print 0
Tanjungpandan, BernasTV – Menunggu giliran untuk bertemu anggota keluarga yang sedang menjalani pembinaan di lembaga pemasyarakatan kerap menjadi momen yang melelahkan. Namun, suasana berbeda tampak di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan, Kamis (6/8/2026). 

melalui inovasi pelayanan KAMPIT (Kamis Melampun di Ruang Tunggu), keluarga warga binaan disambut dengan hidangan sarapan ringan berupa aneka jajanan tradisional khas Belitung yang dapat dinikmati secara gratis.

Program yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut merupakan inovasi pelayanan publik yang rutin dilaksanakan setiap Kamis pada minggu pertama setiap bulan sebagai bagian dari komitmen Lapas Tanjungpandan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi keluarga warga binaan.

Mengusung konsep "Melampun", yang dalam bahasa Belitung berarti sarapan, KAMPIT menghadirkan suasana ruang tunggu yang lebih hangat, akrab, dan nyaman. Sambil menunggu antrean kunjungan, para pengunjung dipersilakan menikmati berbagai kue basah dan jajanan tradisional yang telah disediakan oleh petugas.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Royhan Al Faisal, didampingi jajaran pejabat struktural dan seluruh pegawai. Kehadiran para petugas yang berbaur dengan masyarakat turut menciptakan suasana kekeluargaan yang menjadi ciri khas pelayanan humanis di Lapas Tanjungpandan.

Kalapas Tanjungpandan, Royhan Al Faisal, mengatakan bahwa KAMPIT lahir sebagai bentuk inovasi pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan prosedur administrasi, tetapi juga memperhatikan sisi kemanusiaan dan kenyamanan masyarakat yang datang berkunjung.

"Melalui KAMPIT, kami ingin memberikan pengalaman pelayanan yang lebih nyaman dan berkesan bagi keluarga warga binaan. Menunggu antrean tidak lagi menjadi hal yang membosankan karena mereka dapat menikmati sajian sederhana sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kami. Inovasi ini juga menjadi bagian dari upaya membangun pelayanan pemasyarakatan yang ramah, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat," ujar Royhan.

Menurutnya, pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diwujudkan melalui fasilitas besar, tetapi juga dapat dimulai dari perhatian-perhatian sederhana yang mampu menghadirkan rasa nyaman dan dihargai bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Kasubsi Regbimkemas), Buwanda, menjelaskan bahwa KAMPIT merupakan salah satu inovasi yang dirancang untuk meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap layanan kunjungan di Lapas Tanjungpandan.

"Melalui inovasi KAMPIT, kami ingin menghadirkan suasana yang lebih nyaman dan penuh keakraban bagi keluarga warga binaan. Meskipun sederhana, penyediaan jajanan khas untuk dinikmati bersama di ruang tunggu diharapkan dapat memberikan kesan positif terhadap pelayanan yang kami berikan. Ke depan, inovasi ini akan terus kami laksanakan secara rutin sebagai bentuk komitmen Lapas Tanjungpandan dalam memberikan pelayanan yang humanis, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat," ungkap Buwanda.

Inovasi tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah seorang keluarga warga binaan yang berinisial BB mengaku merasa diperhatikan dengan adanya program KAMPIT.

"Kami merasa sangat senang dengan adanya KAMPIT ini. Sambil menunggu giliran berkunjung, kami bisa menikmati makanan ringan yang telah disediakan. Terima kasih kepada Bapak Kalapas dan seluruh jajaran Lapas Tanjungpandan atas perhatian dan pelayanan yang sangat baik kepada kami," katanya.

Sepanjang pelaksanaan kegiatan, suasana berlangsung tertib, aman, dan penuh kehangatan. Senyum para pengunjung yang menikmati sajian sederhana di ruang tunggu menjadi gambaran bahwa pelayanan publik tidak hanya diukur dari kecepatan proses, tetapi juga dari kepedulian dan sentuhan kemanusiaan yang diberikan kepada masyarakat.

Melalui inovasi KAMPIT, Lapas Kelas IIB Tanjungpandan terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang inovatif, profesional, akuntabel, berintegritas, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata implementasi pelayanan publik yang humanis, di mana setiap masyarakat yang datang memperoleh pengalaman pelayanan yang lebih nyaman, ramah, dan berkesan.

Red/3W@

Sentuhan Humanis Lapas Tanjungpandan, KAMPIT Ubah Ruang Tunggu Jadi Tempat Penuh Kehangatan
Periksa Juga
Selanjutnya..
Tautan berhasil disalin