TpO0TUC8TUG6BUA9TSA5BSr7Td==
BERITA
TERKINI

Ikatan Persaudaraan Dukun Kampung Belitung Resmi Dikukuhkan. Perkuat Etika, Kearifan Lokal, dan Sinergi dengan Semua Elemen.

Ukuran huruf
Print 0
BernasTV, Tanjungpandan – Upaya pelestarian kearifan lokal dan mempererat silaturahmi para Dukun Kampung se-kabupaten Belitung ditandai dengan deklarasi dan pengukuhan Ikatan Persaudaraan Dukun Kampung Belitung dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Gedung Nasional Tanjungpandan, Rabu (01/07/2026).

Pengukuhan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran dukun kampung sebagai penjaga adat, budaya, serta kearifan lokal masyarakat Belitung.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Belitung, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, Ketua Forum Kedukunan Adat Belitung (FKAB), Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Belitung, para dukun kampung dari seluruh wilayah Kabupaten Belitung, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan.



Pengukuhan kepengurusan masa bakti 2026–2030 yang beranggotakan sebanyak 150 anggota, diharapkan mampu mempererat persaudaraan antar-dukun kampung sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga dan melestarikan adat istiadat yang menjadi identitas masyarakat Belitung.

Ketua Ikatan Persaudaraan Dukun Kampung Belitung, Darmo Sidik, menyampaikan bahwa terbentuknya organisasi ini merupakan hasil musyawarah para dukun kampung yang memiliki semangat untuk menyatukan visi, memperkuat kelembagaan, serta meningkatkan peran dalam pelaksanaan berbagai tradisi adat, seperti Maras Taun dan Selamat Kampung.
“Tradisi ini adalah fondasi keberagaman dan sarana silaturahmi antarwarga di Pulau Belitung. Dengan hadirnya organisasi ini, kami berharap keberadaan dukun kampung dapat memberikan kontribusi nyata dan peran serta aktif dalam mengawal pembangunan daerah,” ujar Darmo.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Belitung, Syamsir, S.I.Kom, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya organisasi tersebut. Pemerint ah Kabupaten Belitung memandang dukun kampung sebagai tokoh adat yang memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai budaya, mempererat persatuan masyarakat, serta mendukung pembangunan daerah.
‎“Ini merupakan bagian dari penguatan dan pelestarian adat istiadat kita di Kabupaten Belitung yang tidak boleh punah. Pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi kerja kompak dan 'kerja keroyokan' yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk saudara-saudara kita dari kalangan dukun kampung,” kata Syamsir.
Melalui keberadaan Ikatan Persaudaraan Dukun Kampung Belitung, diharapkan kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga adat, dan masyarakat semakin kuat sehingga pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan pembangunan yang berkelanjutan.



Momentum pengukuhan ini juga bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Tanjungpandan ke-188, yang menjadi simbol semangat kebersamaan dalam membangun Belitung tanpa meninggalkan akar budaya dan kearifan lokal.

Dengan terbentuknya organisasi ini, para dukun kampung berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menjaga adat istiadat, memperkuat persaudaraan, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Belitung.

Rls/Red

Ikatan Persaudaraan Dukun Kampung Belitung Resmi Dikukuhkan. Perkuat Etika, Kearifan Lokal, dan Sinergi dengan Semua Elemen.
Periksa Juga
Selanjutnya..
Tautan berhasil disalin