TpO0TUC8TUG6BUA9TSA5BSr7Td==
BERITA
TERKINI

Kemarau Melanda, UPT PAM PUPR Belitung Salurkan 175 Ton Air Bersih ke Warga hingga Dukung Penanganan Karhutla

Ukuran huruf
Print 0

Belitung, Bernas TV – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Belitung melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengolahan Air Minum (PAM) terus mengintensifkan pelayanan suplai air bersih selama musim kemarau. Layanan tersebut menyasar warga Belitung, masyarakat umum, sekolah, fasilitas lainnya hingga mendukung penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala UPT PAM PUPR Kabupaten Belitung, Zuanida Hermanto, A.Md., mengatakan pelayanan suplai air bersih dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan masyarakat selama musim kemarau, terutama di wilayah yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air.

Tidak hanya permukiman warga, menurut Zuanida, pelayanan UPT PAM juga menjangkau sekolah dan gedung perkantoran yang membutuhkan tambahan pasokan air selama periode Agustus hingga September 2026.

Berdasarkan laporan kegiatan yang tercatat sejak 20 Agustus hingga 7 September 2026, sedikitnya 175.000 liter atau 175 ton air telah disalurkan. Dari jumlah tersebut, 115 ton tercatat pada periode 20–30 Agustus dan 60 ton pada 2–7 September 2026.

Mulai dari Rumah Ibadah hingga Permukiman Warga

Pada 20 Agustus 2026, UPT PAM menyalurkan 5.000 liter atau 5 ton air bersih untuk Surau Al Hidayah Namiroh di Desa Perawas.

Distribusi kemudian semakin diperluas. Pada 24 Agustus, sebanyak 30.000 liter disalurkan kepada warga Desa Sungai Padang dan tambahan 5.000 liter untuk fasilitas pendidikan yang tercantum dalam laporan.

Selanjutnya pada 25 Agustus, sebanyak 10.000 liter disalurkan kepada warga Desa Dukong melalui kegiatan yang dalam laporan disebut bekerja sama dengan Polsek Tanjungpandan.

Suplai Air Bersih untuk warga ke Desa Dukong bekerja sama dengan POLSEK Tanjungpandan 10.000 ltr (10ton)

UPT PAM kembali mendistribusikan 20.000 liter kepada warga Desa Sungai Padang pada 27 Agustus dan 10.000 liter ke Desa Dukong, khususnya kawasan Jalan Pilang/Kuburan Cina, pada 29 Agustus.

Dukung PMI Distribusikan Air kepada Warga

Selain mendistribusikan air secara langsung, Zuanida mengatakan UPT PAM juga mendukung PMI Kabupaten Belitung dalam pelayanan air bersih kepada masyarakat.


Hal tersebut tercatat pada 30 Agustus 2026, ketika sebanyak 5.000 liter atau 5 ton disiapkan untuk PMI Kabupaten Belitung dengan titik pengambilan di SPAM IKK Sijuk, untuk selanjutnya disuplai ke Desa Pelepak Putih.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antarlembaga dalam memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pasokan air selama musim kemarau.

UPT PAM Bantu BPBD untuk Penanggulangan Karhutla

Pelayanan UPT PAM tidak hanya menyasar kebutuhan sehari-hari masyarakat. Menurut Zuanida, pihaknya juga membantu BPBD Kabupaten Belitung dalam penyediaan air untuk mendukung penanggulangan karhutla.

Pada 22 Agustus 2026, sebanyak 30.000 liter atau 30 ton air disuplai untuk kebutuhan mobil Damkar dalam penanganan karhutla di kawasan Tanjung Kelayang dan Tanjung Tinggi.

Lokasi yang tercatat dalam laporan meliputi kawasan belakang Pondok Pesantren Darul Arofah Tanjung Tinggi, Lapangan Black Rocks Golf Belitung dan lahan gambut di sekitar Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Belitung.

Suplai air untuk mobil Damkar mengatasi karhutla di Tg.kelayang (dekat BLK), Tanjung Tinggi (dekat lapang golf, dan sekitarnya, dan belakang pesantren tg.tinggi) 30.000 ltr (30 Ton)
Dukungan terhadap penanganan kebakaran kembali dilakukan pada 2 September 2026. UPT PAM menyuplai 10.000 liter atau 10 ton air untuk kendaraan Damkar di lokasi kebakaran Tanjung Kelayang, Desa Keciput, kawasan BLK.

Kemudian pada 6 September, sebanyak 5.000 liter atau 5 ton kembali disediakan untuk mobil Damkar di Desa Pegantungan.

Dengan demikian, berdasarkan kegiatan yang tercatat dalam laporan, sedikitnya 45.000 liter atau 45 ton dari keseluruhan suplai digunakan untuk mendukung kebutuhan air kendaraan Damkar dalam penanggulangan kebakaran.

September, Distribusi ke Air Merbau dan Dukong Diperluas

Memasuki September, kebutuhan masyarakat terhadap air bersih masih menjadi perhatian.

Pada 5 September 2026, UPT PAM mendistribusikan 10.000 liter atau 10 ton ke Desa Air Merbau, meliputi Gang Mufakat, Gang Anugrah dan Gang TKBM.


Sehari kemudian, distribusi diperluas. Sebanyak 30.000 liter atau 30 ton disalurkan untuk masyarakat Desa Dukong dan Desa Air Merbau. Dokumentasi laporan mencatat sejumlah titik di Air Merbau, antara lain Jalan Padat Karya, Jalan Sijuk dan Jalan Bicong. UPT PAM kemudian menyalurkan 5.000 liter atau 5 ton ke SMKN 1 Tanjungpandan pada 7 September 2026.

Total 175 Ton Air Tersalurkan

Jika diakumulasikan, kegiatan yang tercatat dalam laporan sejak 20 Agustus hingga 7 September 2026 mencapai 175.000 liter atau 175 ton air.

Distribusi tersebut mencakup kebutuhan masyarakat di sejumlah desa, rumah ibadah, fasilitas pendidikan, dukungan kepada PMI, serta penyediaan air bagi kendaraan Damkar dalam penanggulangan kebakaran.

Zuanida menyebut pelayanan suplai air bersih menjadi salah satu bentuk respons UPT PAM PUPR Kabupaten Belitung terhadap kebutuhan masyarakat selama musim kemarau.

Dengan kondisi kemarau yang masih berlangsung, pelayanan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan sumber air, sekaligus memastikan kebutuhan air untuk fasilitas umum dan penanganan kondisi darurat tetap dapat didukung.

Kolaborasi dengan berbagai unsur juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya. Selain melakukan distribusi langsung kepada masyarakat, Dinas PUPR melalui UPT PAM PUPR Belitung turut membantu BPBD dalam kebutuhan air untuk penanggulangan karhutla serta mendukung PMI Kabupaten Belitung dalam mendistribusikan air bersih kepada warga yang membutuhkan.

Red/3W@


Kemarau Melanda, UPT PAM PUPR Belitung Salurkan 175 Ton Air Bersih ke Warga hingga Dukung Penanganan Karhutla
Periksa Juga
Selanjutnya..
Tautan berhasil disalin