TpO0TUC8TUG6BUA9TSA5BSr7Td==
BERITA
TERKINI

Antrean BBM Tak Kunjung Terurai, Bupati Belitung Hentikan Sistem Ganjil Genap di SPBU

Ukuran huruf
Print 0

Belitung, BernasTV  – Pemerintah Kabupaten Belitung resmi MENGHENTIKAN kebijakan pengaturan pengisian BBM jenis Pertalite dengan sistem ganjil genap di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Keputusan tersebut diambil setelah penerapan sistem ganjil genap selama tiga hari dinilai belum mampu mengurai antrean panjang kendaraan yang masih terjadi di sejumlah SPBU hingga Rabu (23/9/2026).

Mulai Kamis (24/9/2026), kendaraan roda dua maupun roda empat kembali diperbolehkan melakukan pengisian Pertalite di SPBU tanpa pembatasan berdasarkan tanggal ganjil maupun genap.

Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat mengaku kecewa karena berbagai langkah yang telah dibahas bersama pihak terkait belum mampu menyelesaikan persoalan antrean BBM.

Hal tersebut disampaikan Djoni saat melakukan peninjauan langsung ke Fuel Terminal Tanjungpandan, Rabu (23/9/2026).

“Ya kecewa, karena kan sudah tiga hari. Saya waktu itu rapat hari Jumat agar Senin itu coba buatkan sistem,” ujar Djoni.

Menurutnya, penerapan sistem ganjil genap sejak Senin (21/9/2026) merupakan langkah sementara untuk memberikan jeda pengisian antara kendaraan roda dua dan roda empat sekaligus mengurangi kepadatan antrean.

Skema tersebut menetapkan tanggal ganjil untuk pelayanan kendaraan roda dua dan tanggal genap bagi kendaraan roda empat.

Pemerintah daerah sebelumnya mempertimbangkan penerapan skema tersebut karena sistem serupa dinilai dapat membantu mengatur antrean di sejumlah daerah.

Namun setelah dievaluasi selama tiga hari, antrean kendaraan di sejumlah SPBU Belitung masih belum menunjukkan perubahan yang diharapkan.

“Melihat antrean ini tidak terselesaikan, besok silakan ngisi baik motor atau mobil,” kata Djoni.

Pengawasan SPBU Diperketat

Meski pembatasan ganjil genap dihentikan, Djoni menegaskan pengawasan di SPBU akan diperketat.

Langkah tersebut terutama ditujukan untuk mencegah adanya kendaraan yang melakukan pengisian BBM secara berulang dalam waktu berdekatan.

Menurut Djoni, salah satu faktor yang memicu panjangnya antrean adalah meningkatnya pembelian BBM setelah masyarakat sempat khawatir terhadap ketersediaan bahan bakar, terutama ketika stok di tingkat pengecer sulit ditemukan.

Ia meminta masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan dan mengisi BBM sesuai kebutuhan kendaraan.

Pemerintah daerah berharap normalisasi pola pengisian yang disertai pengawasan lebih ketat dapat membantu mempercepat pemulihan kondisi di SPBU.

Stok Pertalite 300 KL, Tambahan 1.000 KL Segera Masuk

Dalam peninjauan ke Fuel Terminal Tanjungpandan, pemerintah daerah juga memastikan ketersediaan Pertalite di Belitung masih mencukupi.

Stok Pertalite yang tersedia saat ini disebut mencapai sekitar 300 kiloliter (KL).

Selain stok tersebut, pasokan sebanyak 1.000 KL Pertalite dijadwalkan masuk pada Jumat (25/9/2026).

Dengan kondisi tersebut, Djoni meminta masyarakat tidak melakukan panic buying karena pasokan BBM dinilai tersedia.

“Harapan kami bersama-sama, isilah BBM secukupnya, jangan panic buying. Kondisi stok aman dan cukup,” ujarnya.

Pemkab Akan Data dan Rangkul Pengecer

Selain mencabut sistem ganjil genap, Pemerintah Kabupaten Belitung juga menyiapkan langkah untuk mengatasi sulitnya masyarakat memperoleh BBM di tingkat eceran.

Pemkab berencana melakukan pendataan terhadap para pengecer atau pengerit yang selama ini menjadi salah satu jalur masyarakat mendapatkan BBM di luar SPBU.

Djoni mengakui penyaluran BBM melalui pengecer memiliki ketentuan regulasi yang harus diperhatikan. Namun, pemerintah daerah mempertimbangkan langkah penanganan dalam kondisi saat ini untuk membantu mengurai persoalan antrean.

“Memang secara aturan itu tidak boleh. Tapi dengan kondisi saat ini, itu ditempuh. Bupati tanggung jawab,” katanya.

Menurut Djoni, pemerintah daerah akan mencoba merangkul para pengecer sebagai bagian dari upaya mengembalikan distribusi BBM di tingkat masyarakat.

“Terkait hal ini, kita akan mencoba meminta bantuan kepada para pengecer. Sebetulnya secara regulasi hal tersebut tidak diperbolehkan, namun dalam kondisi darurat seperti saat ini, langkah tersebut akan kita tempuh,” ujarnya.

Dengan dihentikannya sistem ganjil genap, mulai Kamis (24/9/2026) kendaraan roda dua dan roda empat dapat kembali melakukan pengisian Pertalite di SPBU pada hari yang sama.

Pemerintah Kabupaten Belitung mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak melakukan pengisian berulang, serta membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi dapat kembali berjalan normal dan antrean di SPBU segera terurai.

Red/3W@

Antrean BBM Tak Kunjung Terurai, Bupati Belitung Hentikan Sistem Ganjil Genap di SPBU
Periksa Juga
Selanjutnya..
Tautan berhasil disalin