Menurut Marzuki, tim yang
hadir merupakan Tim
Evaluator Revalidasi UNESCO Global Geopark yang akan melakukan
penilaian secara menyeluruh terhadap perkembangan pengelolaan Belitong UNESCO
Global Geopark selama dua tahun terakhir.
Sejumlah tokoh internasional dijadwalkan hadir, di antaranya Dr. Jinfang Han, Assistant Researcher dari China Tourism Academy, serta Kana Furusawa, Secretary General of the Japanese Geoparks Network sekaligus Vice President of the Global Geoparks Network.
"Delegasi yang datang ke Belitung merupakan Tim Evaluator Revalidasi UNESCO Global Geopark. Kehadiran mereka sangat penting karena akan melakukan penilaian langsung terhadap berbagai aspek pengelolaan Belitong UNESCO Global Geopark. Hasil evaluasi ini akan menentukan status geopark kita di tingkat internasional," ujar Marzuki.
Ia menjelaskan, saat ini Belitong UNESCO Global Geopark
masih berstatus Yellow
Card, yang diberikan UNESCO pada proses revalidasi tahun 2024.
Status tersebut disertai lima
rekomendasi utama dan empat saran yang harus ditindaklanjuti
sebagai syarat untuk mempertahankan pengakuan sebagai bagian dari jaringan
UNESCO Global Geoparks.
"Saat ini Belitong UNESCO Global Geopark masih berstatus Yellow Card. Oleh karena itu, proses revalidasi kali ini sangat menentukan. Tim evaluator akan melihat secara langsung sejauh mana tindak lanjut terhadap lima rekomendasi dan empat saran yang diberikan oleh asesor pada revalidasi tahun 2024," jelasnya.
Marzuki mengatakan, sejak
hasil evaluasi tahun 2024 diterima, Badan Pengelola Belitong UNESCO Global
Geopark bersama seluruh pemangku kepentingan telah bekerja secara intensif
untuk memenuhi seluruh rekomendasi yang diberikan UNESCO.
"Selama kurang lebih dua tahun terakhir kami terus melakukan pembenahan di berbagai sektor sesuai rekomendasi UNESCO. Seluruh upaya tersebut dilakukan secara bertahap dengan melibatkan pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, pengelola geosite, akademisi, komunitas, pelaku usaha, media, serta masyarakat," katanya.
Marzuki optimistis berbagai
upaya yang telah dilakukan akan memperoleh apresiasi dari tim evaluator
sehingga status Yellow
Card dapat ditingkatkan menjadi Green Card.
"Harapan kami tentu seluruh kerja keras yang telah dilakukan dapat dinilai dengan baik oleh tim evaluator. Kami optimistis Belitong UNESCO Global Geopark mampu memenuhi indikator yang dipersyaratkan sehingga status Yellow Card dapat berubah menjadi Green Card. Itu merupakan harapan besar seluruh masyarakat Belitung," ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan
memperoleh Green Card bukan hanya menjadi kebanggaan Badan Pengelola Belitong UNESCO Global Geopark,
tetapi juga menjadi bukti bahwa Belitung mampu mengelola warisan geologi,
keanekaragaman hayati, dan budaya sesuai standar UNESCO.
Ketua Badan Pengelola Belitong UNESCO Global Geopark (BUGG), Marzuki, S.IP
"Green Card akan menjadi bukti bahwa Belitung mampu menjaga komitmennya terhadap prinsip konservasi, edukasi, pembangunan berkelanjutan, serta pemberdayaan masyarakat. Dampaknya juga akan semakin memperkuat kepercayaan dunia internasional terhadap Belitung sebagai destinasi geowisata unggulan," ungkap Marzuki.
Pada kesempatan tersebut,
Marzuki juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang
telah berkontribusi dalam mempersiapkan proses revalidasi UNESCO Global
Geopark.
"Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Tim Revalidasi Belitong UNESCO Global Geopark beserta seluruh stakeholder yang telah bekerja keras selama dua tahun terakhir untuk memenuhi lima rekomendasi dan empat saran yang diberikan oleh asesor UNESCO pada revalidasi tahun 2024," katanya.
Ucapan terima kasih
tersebut ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Belitung, Pemerintah Kabupaten
Belitung Timur, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kementerian dan
lembaga terkait, para pengelola geosite, akademisi, komunitas, pelaku usaha,
media massa, hingga masyarakat yang telah memberikan dukungan dalam proses
pembenahan Belitong UNESCO Global Geopark.
"Keberhasilan yang kita harapkan bukan hasil kerja satu atau dua pihak, melainkan buah dari kolaborasi, semangat gotong royong, dan komitmen bersama seluruh stakeholder. Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras semua pihak yang telah memberikan waktu, tenaga, dan pemikirannya demi kemajuan Belitong UNESCO Global Geopark," tutur Marzuki.
Ia pun mengajak seluruh
masyarakat Belitung untuk memberikan dukungan selama proses revalidasi
berlangsung dan bersama-sama menjaga citra daerah di mata dunia.
"Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Belitung. Mari kita sambut Tim Evaluator UNESCO dengan keramahan yang menjadi ciri khas masyarakat Belitung serta terus menjaga kebersihan, kelestarian lingkungan, dan budaya lokal.
Seluruh proses pembenahan yang telah dilakukan adalah hasil kerja sama, semangat gotong royong, dan dedikasi semua pihak.
Saya berharap kebersamaan ini terus terjaga hingga proses evaluasi selesai "Dan Seterusnya".
Semoga seluruh upaya yang telah kita lakukan mendapat penilaian terbaik dari tim evaluator sehingga Belitong UNESCO Global Geopark dapat kembali memperoleh Green Card dan semakin mengukuhkan posisinya sebagai bagian dari jaringan UNESCO Global Geoparks dunia," tutup Marzuki.
Red/3W@


