Kegiatan ini menjadi bagian
dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) petani sawit
sekaligus mendorong produktivitas dan kualitas hasil panen di Kabupaten
Belitung.
Mengusung tema "Peningkatan Kualitas SDM,
Produktivitas dan Kualitas Hasil Panen", pelatihan diikuti
oleh 50 petani kelapa sawit mitra PT BAT dari berbagai wilayah di Kabupaten
Belitung. Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai wadah pembinaan dan
penguatan kapasitas petani sawit swadaya dan mitra perusahaan.
"Pemerintah Kabupaten Belitung menyambut baik kegiatan ini. Pelatihan seperti ini sangat penting karena petani tidak hanya dituntut meningkatkan produksi, tetapi juga memahami teknik budidaya yang baik, efisien, dan berkelanjutan sehingga mampu menghasilkan panen yang berkualitas," ujar Syamsir.
Ia menegaskan, sektor
perkebunan kelapa sawit memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian
masyarakat Belitung. Karena itu, sinergi antara pemerintah, organisasi petani
seperti APKASINDO, dan perusahaan mitra harus terus diperkuat.
![]() |
| Wakil Bupati Belitung, Syamsir, S.I.Kom. |
"Kami berharap kemitraan yang telah terjalin antara APKASINDO Belitung dan PT BAT terus ditingkatkan. Pemerintah daerah akan selalu mendukung program-program yang memberikan manfaat nyata bagi petani, baik melalui peningkatan kompetensi, akses teknologi, maupun penguatan kelembagaan petani," katanya.
Wakil Bupati juga mengajak
seluruh peserta memanfaatkan pelatihan tersebut dengan sebaik-baiknya agar ilmu
yang diperoleh dapat diterapkan di kebun masing-masing.
"Jadikan kesempatan ini sebagai wadah untuk belajar dan bertukar pengalaman. Terapkan ilmu yang diperoleh agar produktivitas meningkat, kualitas hasil panen semakin baik, dan pada akhirnya kesejahteraan petani kelapa sawit di Kabupaten Belitung juga ikut meningkat," pungkasnya.
Dalam pelatihan tersebut,
peserta memperoleh materi mengenai kebijakan
perkebunan dan kebijakan perkoperasian yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belitung
serta Kabid Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Dinas KUKMP Naker Kabupaten Belitung. Materi
ini bertujuan memberikan pemahaman kepada petani mengenai arah kebijakan
pemerintah dalam pengembangan sektor perkebunan kelapa sawit dan penguatan
kelembagaan koperasi.
"Melalui pelatihan ini kami ingin memberikan bekal pengetahuan kepada petani, mulai dari pemahaman regulasi, teknik budidaya yang benar hingga penanganan pascapanen. Harapannya produktivitas kebun meningkat dan kesejahteraan petani juga semakin baik," Jelas Mahdar.
Pelatihan juga menghadirkan
praktisi dari Mitra
Sawit Pro yang memberikan materi teknis mengenai budidaya kelapa sawit
serta lanjutan
budidaya. Peserta dibekali pengetahuan tentang praktik budidaya
yang baik, pemeliharaan tanaman, pemupukan, hingga pengendalian hama dan penyakit
guna meningkatkan produktivitas kebun.
Pada sesi berikutnya, PT Bina Agro Tani (BAT)
menyampaikan materi mengenai penanganan
pascapanen kelapa sawit, yang mencakup tata cara panen yang
benar, penanganan tandan buah segar (TBS), hingga menjaga mutu hasil panen agar
memiliki nilai jual yang lebih baik.
Kegiatan juga diisi dengan penandatanganan pakta integritas,
diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan narasumber, sebelum ditutup
dengan foto bersama. Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia turut
membagikan uang transport dan kupon kapur pada akhir kegiatan.
Salah seorang peserta
pelatihan, Loly, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru yang dapat
langsung diterapkan di kebun kelapa sawit miliknya. Menurutnya, materi yang
disampaikan para narasumber sangat relevan dengan kondisi yang dihadapi petani
saat ini.
"Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Selama ini kami lebih banyak mengandalkan pengalaman di lapangan, tetapi hari ini kami mendapatkan ilmu baru mulai dari teknik budidaya, perawatan tanaman, hingga penanganan pascapanen yang benar. Tentu ini akan kami terapkan agar hasil panen semakin meningkat," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi
kolaborasi antara APKASINDO Belitung dan PT Bina Agro Tani (BAT) yang dinilai
memberikan perhatian nyata terhadap peningkatan kapasitas petani.
"Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya sekali dilaksanakan. Petani membutuhkan pendampingan dan pelatihan secara berkelanjutan agar dapat mengikuti perkembangan teknologi dan praktik budidaya yang lebih baik. Terima kasih kepada APKASINDO Belitung, PT BAT, dan Pemerintah Kabupaten Belitung yang telah memfasilitasi kegiatan ini," katanya.
Loly berharap semakin
banyak petani kelapa sawit di Belitung yang mendapatkan kesempatan mengikuti
pelatihan serupa sehingga kualitas hasil panen dan kesejahteraan petani dapat
terus meningkat.
![]() |
| Ketua APKASINDO Belitung (Mahdar), Wakil Bupati Belitung (Syamsir), Ketua KSU Apkasindo Belitung (Rustam) |
Pelatihan tersebut
sekaligus menunjukkan komitmen APKASINDO Belitung dan PT Bina Agro Tani dalam
mendukung pembangunan sektor perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan,
berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten
Belitung.
Red/3W@





