Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan melaksanakan peninjauan langsung terhadap realisasi bantuan Rumah Layak Huni yang diberikan kepada keluarga berisiko stunting sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan hidup yang sehat, bersih, dan layak bagi tumbuh kembang anak, Rabu (15/07/2026).
Program tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi peran InJourney Airports sebagai Bapak/Orang Tua Asuh Anak Stunting, yang tidak hanya berfokus pada intervensi gizi, tetapi juga memperhatikan faktor lingkungan sebagai salah satu penyebab terjadinya stunting.
Kondisi rumah yang tidak layak, sanitasi kurang baik, minimnya akses air bersih, serta sirkulasi udara yang tidak memadai menjadi aspek penting yang perlu diperbaiki untuk mendukung kualitas kesehatan keluarga.
Kegiatan peninjauan dipimpin langsung oleh General Manager Bandara Internasional H.A.S. Hanandjoeddin, Tri Yudi Anshary, didampingi jajaran manajemen. Turut hadir aparatur pemerintah setempat serta perwakilan dinas yang membidangi urusan kesehatan dan kesejahteraan sosial sebagai wujud sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan meninjau langsung kondisi rumah penerima manfaat sekaligus memastikan seluruh bantuan yang telah diberikan benar-benar terealisasi sesuai rencana. Bantuan yang diberikan meliputi perbaikan struktur rumah, pembangunan fasilitas sanitasi yang lebih higienis, penyediaan akses air bersih, pembenahan ventilasi udara, serta berbagai perbaikan lainnya agar rumah memenuhi standar kelayakan sebagai hunian sehat.
![]() |
| Peninjauan langsung terhadap realisasi bantuan Rumah Layak Huni yang diberikan kepada keluarga berisiko stunting,Rabu (15/07/2026) |
"Sebagai bagian dari InJourney Airports, kami meyakini bahwa tanggung jawab perusahaan tidak hanya sebatas menyediakan layanan kebandarudaraan yang aman dan berkualitas, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Melalui program bantuan Rumah Layak Huni ini, kami berharap dapat membantu menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat sehingga dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal dan menjadi salah satu upaya nyata dalam pencegahan stunting," ujar Tri Yudi Anshary.
Ia menambahkan, keberhasilan penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, tenaga kesehatan, serta masyarakat agar berbagai program yang dijalankan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan.
"Penanganan stunting membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Karena itu, kami terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan agar setiap program TJSL yang kami jalankan benar-benar memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat. Kami berharap bantuan ini tidak hanya memperbaiki kondisi rumah, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat," tambahnya.
Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas kontribusi aktif InJourney Airports dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting. Kehadiran sektor usaha dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat berbagai program pemerintah, khususnya melalui bantuan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Kolaborasi lintas sektor seperti ini diharapkan terus diperkuat sehingga mampu mempercepat terwujudnya target penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Belitung sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Bagi InJourney Airports, program TJSL bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, melainkan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai bersama (creating shared value) antara perusahaan dan masyarakat. Berbagai program yang dijalankan dirancang agar mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan sekitar wilayah operasional bandara.
"Ke depan, InJourney Airports Bandara Internasional H.A.S. Hanandjoeddin akan terus berkomitmen menghadirkan program-program sosial yang tepat sasaran dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat Belitung, sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan serta upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar bandara," tutup Tri Yudi Anshary.
Melalui pelaksanaan program TJSL yang berkelanjutan, InJourney Airports Bandara Internasional H.A.S. Hanandjoeddin menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra pembangunan daerah, mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, serta berkontribusi dalam mewujudkan generasi Belitung yang sehat, tangguh, dan bebas dari risiko stunting.
Rls/3W@


