
BernasTV, Belitung – Musyawarah
Antar Perusahaan Air Minum Daerah (Mapamda) Persatuan Perusahaan Air Minum
Seluruh Indonesia (Perpamsi) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026
resmi dibuka, pada Kamis (18/06/2026) di Ballroom Grand
Hatika Hotel, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.
Acara pembukaan ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Belitung dan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat PERPAMSI, Drs. H. A. Teddy Setiabudi, M.T., beserta jajaran direksi dan pengurus perusahaan air minum se-Bangka Belitung.
Agenda Mapamda Perpamsi Babel 2026 yang berlangsung dari 18-20 Juni 2026 ini akan membahas diantaranya :
- Pemilihan Pengurus Baru : Menjadi fokus utama untuk memilih jajaran pengurus DPD PERPAMSI Bangka Belitung periode berikutnya.
- Evaluasi Kinerja : Ajang Evaluasi program kerja dan pelayanan distribusi air bersih di seluruh babel
- Bimbingan Teknis (Bimtek) : Kegiatan berlangsung selama 4 hari dan dirangkaikan dengan Bimtek untuk meningkatkan kapasitas SDM serta profesionalisme tata kelola perusahaan air minum
Pj. Ketua PD Perpamsi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,
Abdi Nursahri, S.T., dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh PDAM di Babel
berada dalam kondisi baik.
“Mapamda kali ini dihadiri 6 delegasi PDAM se-Babel. Berdasarkan hasil audit BPKP, status seluruh PDAM adalah Sehat dan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Adapun jangkauan pelayanan saat ini berada pada kisaran 15–20 persen,” ungkap Abdi Nursahri.
Lebih lanjut, Abdi menekankan urgensi kolaborasi antar anggota
“Diperlukan kolaborasi dan saling melengkapi antar sesama anggota Perpamsi. Apabila terdapat kendala teknis, kami mengimbau agar tidak sungkan untuk berbagi dengan anggota lainnya,” ujarnya.
Ketua Umum Perpamsi, Drs. H. A. Teddy Setiabudi, M.T.,
dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap capaian PDAM di wilayah Babel.
![]() |
| Ketua Umum Perpamsi, Drs. H. A. Teddy Setiabudi, M.T |
“Dari 445 perusahaan air minum di Indonesia, pelayanan air minum di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tergolong cukup baik,” kata Teddy.
Sementara itu, Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah
Hidayat, S,Sos, dalam sambutannya menegaskan bahwa forum Mapamda memiliki peran
strategis dalam penguatan tata kelola air minum daerah.
“Forum Mapamda ini sangat diperlukan untuk berbagi pengalaman dan solusi. Keberhasilan satu daerah dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain melalui inovasi dan manajemen yang kuat,” tutur Bupati.
Ia menambahkan, diperlukannya kerja keras dan bertranformasi.
“Untuk mewujudkan pelayanan yang prima, diperlukan kerja keras. Inilah momentum untuk Perumda Air Minum (termasuk Tirta Batu Mentas) mampu bertransformasi menjadi lembaga yang mandiri secara finansial dan operasional."
Kami berharap ke depan masyarakat Belitung memperoleh pelayanan dan kualitas air minum yang semakin baik, sekaligus Perumdam mampu berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Semoga Mapamda 2026 dapat menghasilkan keputusan dan solusi terbaik bagi pengembangan air minum se-Bangka Belitung.”
![]() |
| Bupati Belitung bersama Ketua Umum Perpamsi, Pj. Ketua PD Perpamsi Babel dan Direktur Perumdam se-Babel |
“Hasil Mapamda akan langsung kami kawal implementasinya. Target 2027, cakupan layanan air minum Babel tembus 25 persen,” tegasnya.
Pemilihan Belitung sebagai tuan rumah juga dimanfaatkan secara strategis untuk mengenalkan destinasi wisata lokal kepada para peserta yang berasal dari luar daerah.
Rls/3W@



