TpO0TUC8TUG6BUA9TSA5BSr7Td==
BERITA
TERKINI

Habib Ahmad Al-Habsyi Sambangi Lapas Tanjungpandan, Bawa Pesan Harapan dan Perubahan bagi Warga Binaan

Ukuran huruf
Print 0


Belitung, BernasTV – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan terus memperkuat pembinaan kepribadian dan kerohanian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satunya melalui kegiatan Tausyiah dan Safari Al-Qur’an bersama Habib Ahmad Al-Habsyi di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Kamis (03/09/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.30 WIB itu diikuti Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Tanjungpandan M. Rolan, A.Md.IP., S.H., M.H., pejabat struktural, jajaran petugas, serta Warga Binaan.

Kehadiran Habib Ahmad Al-Habsyi menjadi momentum bagi para Warga Binaan untuk memperoleh penguatan spiritual sekaligus motivasi dalam menjalani proses pembinaan dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.

Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan, M. Rolan, menyampaikan apresiasi atas kesediaan Habib Ahmad Al-Habsyi hadir dan memberikan tausyiah serta motivasi keagamaan kepada Warga Binaan.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Habib Ahmad Al-Habsyi di Lapas Tanjungpandan. Kegiatan seperti ini sangat penting dalam mendukung pembinaan kepribadian, karena pembinaan tidak hanya berkaitan dengan keterampilan, tetapi juga bagaimana membangun mental, spiritual, dan akhlak warga binaan,” ujar M. Rolan.

Menurutnya, masa menjalani pidana hendaknya dapat dimanfaatkan Warga Binaan sebagai kesempatan untuk melakukan introspeksi, memperbaiki kesalahan, serta membangun kehidupan yang lebih baik.

“Kami berharap pesan-pesan yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri. Jadikan masa pembinaan ini sebagai momentum untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan ketika kembali ke tengah masyarakat nantinya dapat memberikan manfaat,” tambahnya.

Habib Ahmad: Pintu Ampunan Selalu Terbuka

Dalam tausyiahnya, Habib Ahmad Al-Habsyi mengajak Warga Binaan untuk tidak kehilangan harapan dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia juga mengingatkan pentingnya membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Tidak ada manusia yang tidak pernah melakukan kesalahan. Yang paling penting adalah bagaimana kita menyadari kesalahan tersebut, kemudian berusaha memperbaiki diri. Jangan pernah merasa bahwa pintu ampunan Allah tertutup. Selama kita mau kembali, bertaubat dan berusaha menjadi lebih baik, selalu ada jalan,” pesan Habib Ahmad Al-Habsyi.

Menurut Habib Ahmad, Al-Qur’an hendaknya tidak sekadar menjadi bacaan, melainkan dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan.

“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi menjadi petunjuk dalam kehidupan. Ketika kita dekat dengan Al-Qur’an, insyaallah hati menjadi lebih tenang dan perilaku kita juga akan semakin baik,” tuturnya.

Pesan tersebut menjadi penguatan bagi Warga Binaan agar masa pembinaan tidak dipandang semata-mata sebagai masa menjalani hukuman, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mengevaluasi diri dan membangun kehidupan baru.

Perkuat Pembinaan Kerohanian

Kasubsi Registrasi, Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Buwanda, mengatakan pembinaan kerohanian merupakan salah satu bagian penting dalam proses pembinaan Warga Binaan.

“Pembinaan kerohanian merupakan salah satu bagian penting dalam proses pembinaan di Lapas. Melalui kegiatan seperti tausyiah dan Safari Al-Qur’an, warga binaan diberikan ruang untuk mendapatkan motivasi, melakukan introspeksi, sekaligus memperkuat keimanan dan ketakwaan,” ungkap Buwanda.

Selain memberikan penguatan secara individual, kegiatan keagamaan tersebut diharapkan mampu membangun suasana pembinaan yang religius, aman, dan kondusif di lingkungan Lapas Tanjungpandan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi warga binaan dan terus berlanjut secara berkesinambungan. Harapannya, nilai-nilai keagamaan yang diperoleh tidak hanya berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.

Warga Binaan: Jadi Motivasi untuk Berubah

Salah seorang Warga Binaan berinisial AM mengaku mendapatkan banyak pelajaran dan motivasi dari tausyiah Habib Ahmad Al-Habsyi.

“Banyak pelajaran yang saya dapatkan dari tausyiah hari ini. Kami diingatkan untuk tidak terus melihat masa lalu, tetapi harus berusaha memperbaiki diri. Saya pribadi merasa kegiatan seperti ini memberikan ketenangan dan motivasi untuk menjadi lebih baik,” ujar AM.

Ia berharap pembinaan keagamaan seperti Tausyiah dan Safari Al-Qur’an dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Semoga kegiatan seperti ini terus ada, karena sangat membantu kami untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan menjadi pengingat agar kami bisa berubah menjadi lebih baik,” tambahnya.

Kegiatan Tausyiah dan Safari Al-Qur’an berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas IIB Tanjungpandan dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga menyentuh aspek mental, moral, kepribadian, dan spiritual Warga Binaan.

Melalui pembinaan berkelanjutan serta kolaborasi dengan berbagai pihak, Lapas Tanjungpandan berupaya mendorong Warga Binaan melakukan perubahan positif, meningkatkan kualitas akhlak, serta mempersiapkan diri agar mampu kembali dan berperan secara positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.

Red/3W@

Habib Ahmad Al-Habsyi Sambangi Lapas Tanjungpandan, Bawa Pesan Harapan dan Perubahan bagi Warga Binaan
Periksa Juga
Selanjutnya..
Tautan berhasil disalin