Belitung, BernasTV – Keluhan warga Desa Dukong, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, terkait minimnya ketersediaan air bersih akibat musim kemarau langsung mendapat tindak lanjut.
Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Daerah Pemilihan Belitung dan Belitung Timur, Syarifah Amelia, bergerak cepat dengan menggandeng Perumda Air Minum Tirta Batu Mentas Belitung untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan, Senin (14/9/2026).
Penyaluran air bersih tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi yang disampaikan warga saat kegiatan reses Syarifah Amelia di Aula Kantor Desa Dukong, Sabtu (12/9/2026).Dalam pertemuan itu, sejumlah warga menyampaikan persoalan keterbatasan air bersih yang mulai dirasakan akibat musim kemarau. Kondisi tersebut membuat kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari masyarakat menjadi salah satu aspirasi yang membutuhkan penanganan segera.
Menanggapi keluhan tersebut, Syarifah Amelia yang akrab disapa Kak Amel langsung melakukan koordinasi pada hari kerja berikutnya dengan Direktur Perumda Air Minum Tirta Batu Mentas Belitung, Munandar Motong.
Koordinasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan menerjunkan mobil tangki air bersih berkapasitas 10 ton ke Desa Dukong.
Distribusi dilakukan pada tiga titik penyaluran. Selain mengisi bak-bak penampungan, petugas juga menyalurkan air langsung ke rumah-rumah warga yang membutuhkan.
Aspirasi Reses Langsung Ditindaklanjuti
Syarifah Amelia mengatakan, persoalan air bersih menjadi salah satu aspirasi yang perlu mendapat perhatian cepat karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.
“Saat reses, warga menyampaikan langsung kepada kami bahwa mereka mulai kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau. Karena ini kebutuhan dasar dan sifatnya mendesak, tentu tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Pada hari kerja berikutnya saya langsung berkoordinasi dengan Pak Munandar dari Perumda Tirta Batu Mentas agar bisa membantu masyarakat Desa Dukong,” ujar Kak Amel.
Menurutnya, kegiatan reses bukan sekadar agenda untuk mendengar dan mencatat keluhan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk mencari solusi atas persoalan yang disampaikan warga.
“Bagi saya, aspirasi masyarakat jangan hanya selesai dicatat. Kalau ada yang bisa kita koordinasikan dan ditindaklanjuti dengan cepat, tentu harus kita upayakan. Alhamdulillah, Perumda Tirta Batu Mentas merespons dengan cepat dan hari ini air bersih sudah bisa sampai kepada warga,” tambahnya.
Kak Amel juga mengapresiasi respons Perumda Air Minum Tirta Batu Mentas Belitung yang langsung menurunkan armada untuk membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat.
“Terima kasih kepada Pak Munandar dan jajaran Perumda Tirta Batu Mentas yang bergerak cepat. Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan kebutuhan warga, terutama selama musim kemarau,” katanya.
Perumda Turunkan Tangki 10 Ton
Direktur Perumda Air Minum Tirta Batu Mentas Belitung, Munandar Motong, mengatakan pihaknya merespons koordinasi tersebut dengan menyiapkan armada untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat.
“Kami menerima koordinasi terkait kondisi warga Desa Dukong yang membutuhkan air bersih. Karena memang menyangkut kebutuhan masyarakat, kami langsung menyiapkan mobil tangki berkapasitas 10 ton untuk melakukan pendistribusian,” ujar Munandar.
Menurut Munandar, air bersih disalurkan ke tiga titik dan pendistribusiannya menyesuaikan kondisi serta kebutuhan warga di lapangan.
“Tidak hanya mengisi tempat atau bak penampungan, petugas juga membantu menyalurkan air ke rumah-rumah warga yang membutuhkan. Prinsipnya, selama kemampuan dan armada kami memungkinkan, tentu kami berupaya hadir membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih,” jelasnya.
Ia berharap distribusi tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Desa Dukong di tengah kondisi musim kemarau.
Warga: Sangat Membantu Kebutuhan Sehari-hari
Kedatangan mobil tangki air bersih disambut positif oleh warga Desa Dukong. Pasokan tersebut dinilai sangat membantu, terutama bagi warga yang sumber airnya mulai berkurang akibat kemarau.
Salah seorang warga Desa Dukong mengaku bersyukur karena keluhan mengenai kesulitan mendapatkan air yang disampaikan saat reses mendapat respons dalam waktu relatif cepat.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Kemarin waktu reses kami sampaikan masalah air bersih, karena sekarang memang susah mendapatkan air. Hari ini sudah ada mobil tangki yang datang membawa air untuk warga,” ujar salah seorang warga.
Warga tersebut berharap perhatian terhadap persoalan ketersediaan air bersih dapat terus dilakukan apabila musim kemarau berlangsung panjang.
“Air ini sangat penting untuk kebutuhan sehari-hari, untuk mandi, mencuci dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kak Amel dan Perumda Tirta Batu Mentas karena keluhan warga langsung ditanggapi,” tambahnya.
Dua Hari Usai Reses, Bantuan Tiba
Penyaluran air bersih tersebut menjadi bentuk tindak lanjut konkret terhadap aspirasi masyarakat. Hanya berselang dua hari sejak warga menyampaikan persoalan air bersih dalam kegiatan reses, bantuan mulai didistribusikan.
Sinergi antara Syarifah Amelia dan Perumda Air Minum Tirta Batu Mentas Belitung diharapkan dapat meringankan kesulitan masyarakat Desa Dukong selama menghadapi keterbatasan sumber air akibat musim kemarau.
Langkah tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya koordinasi antara wakil rakyat, badan usaha milik daerah, pemerintah setempat dan masyarakat dalam menangani persoalan yang membutuhkan respons cepat.
Bagi warga, kehadiran satu mobil tangki mungkin belum menyelesaikan seluruh persoalan kekurangan air selama musim kemarau. Namun, distribusi tersebut setidaknya dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak sekaligus menjadi respons nyata terhadap aspirasi yang mereka sampaikan.
Red/3W@






