TpO0TUC8TUG6BUA9TSA5BSr7Td==
BERITA
TERKINI

Gandeng SMSI Babel, OJK Perluas Edukasi Publik dan Perkuat Perlindungan Konsumen dari Scam

Ukuran huruf
Print 0

Pangkalpinang, BernasTV — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperkuat kolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam meningkatkan literasi keuangan, memperluas edukasi publik, serta mendorong perlindungan masyarakat dari berbagai persoalan dan modus penipuan di sektor jasa keuangan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi pengurus SMSI Babel dengan OJK Babel di Kantor OJK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (2/9/2026).

Pertemuan ini menjadi langkah untuk memperkuat sinergi antara organisasi perusahaan media siber dan lembaga pengawas sektor jasa keuangan. Media dinilai memiliki posisi strategis dalam menjembatani informasi OJK kepada masyarakat, terutama menyangkut produk dan layanan keuangan, perlindungan konsumen, hingga kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan atau scam.

Kepala Kantor OJK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eko Wijaya, menyambut positif audiensi tersebut. Ia berharap kolaborasi OJK dan SMSI dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta terus dikembangkan ke depan.

“Pertemuannya bagus sekali untuk membangun kolaborasi yang positif antara OJK dan rekan-rekan media jurnalistik. Tentunya insyaAllah akan membawa manfaat dan semoga bisa tetap berlanjut,” kata Eko.

Menurut Eko, SMSI memiliki jaringan media yang dapat menjadi salah satu sarana strategis dalam menyampaikan informasi sektor jasa keuangan kepada masyarakat secara lebih luas.

“Kalau ada nanti pemberitaan yang sifatnya bisa membagikan berita-berita yang kira-kira dibutuhkan masyarakat, SMSI dapat menjadi jembatan yang tepat untuk OJK,” ujarnya.

Masyarakat Perlu Tahu Kanal Pengaduan OJK

Salah satu perhatian dalam pertemuan tersebut adalah pentingnya memperluas informasi mengenai mekanisme pengaduan konsumen. Hal ini dinilai semakin penting seiring berkembangnya layanan keuangan berbasis digital yang juga dibarengi dengan munculnya beragam modus penipuan.

Eko menjelaskan, masyarakat yang mengalami persoalan atau memiliki keluhan terkait pelayanan lembaga jasa keuangan dapat memanfaatkan Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK).

“Kalau ada yang terkait dengan pengaduan-pengaduan yang sifatnya penipuan ataupun keluhan pelayanan dari Lembaga Jasa Keuangan, bisa langsung ke aplikasi APPK, atau singkatannya Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen,” jelas Eko.

Selain APPK, OJK juga menyediakan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) sebagai kanal penanganan laporan berkaitan dengan penipuan atau scam.

Masyarakat juga dapat mengakses Kontak OJK 157 untuk mendapatkan informasi maupun menyampaikan pengaduan mengenai sektor jasa keuangan.

“Kemudian kami juga punya channel yang meng-handle masalah scam melalui Indonesia Anti-Scam Center, masyarakat juga bisa mengadu di sana. Kalau masih kurang juga, langsung Kontak 157,” katanya.

Dengan semakin luasnya publikasi mengenai kanal pengaduan tersebut, masyarakat diharapkan tidak kebingungan ketika menghadapi persoalan dengan lembaga jasa keuangan ataupun menjadi sasaran tindak penipuan.

SMSI Babel Siap Perkuat Literasi Keuangan

Ketua SMSI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bardian Zakaria, menegaskan bahwa kemitraan antara SMSI dan OJK memiliki arti penting dalam memperkuat fungsi pers sebagai penyampai informasi sekaligus sarana edukasi kepada publik.

Di tengah perkembangan teknologi dan layanan keuangan digital, masyarakat membutuhkan informasi yang cepat sekaligus dapat dipertanggungjawabkan mengenai investasi, pinjaman, produk perbankan, pembiayaan, perlindungan konsumen, serta berbagai risiko kejahatan keuangan.

Karena itu, SMSI Babel berkomitmen mendorong media-media anggotanya untuk mengambil bagian dalam menyebarluaskan informasi edukatif dari OJK.

Pemberitaan mengenai sektor jasa keuangan tidak hanya diharapkan memberikan informasi setelah munculnya persoalan, tetapi juga berfungsi sebagai langkah preventif dengan meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat.

Melalui informasi yang akurat dan mudah dipahami, masyarakat diharapkan semakin mampu mengenali karakteristik produk jasa keuangan, memahami hak sebagai konsumen, serta lebih berhati-hati terhadap tawaran yang berpotensi merugikan.

Media Jadi Garda Edukasi Publik

Kolaborasi SMSI Babel dan OJK Babel juga membuka ruang bagi penguatan program edukasi publik secara berkelanjutan.

Sinergi tersebut dapat menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan informasi OJK hingga ke berbagai lapisan masyarakat di kabupaten dan kota di Kepulauan Bangka Belitung melalui jaringan perusahaan media siber.

Terlebih, perkembangan teknologi informasi membuat modus kejahatan keuangan terus berubah. Pelaku penipuan dapat memanfaatkan berbagai kanal digital untuk menawarkan investasi, pinjaman, maupun produk keuangan palsu dengan pola yang semakin beragam.

Dalam kondisi tersebut, kecepatan penyampaian informasi dan edukasi menjadi salah satu kunci untuk mempersempit ruang gerak pelaku penipuan.

OJK sebagai lembaga pengawas sektor jasa keuangan memiliki sumber informasi dan kanal perlindungan konsumen, sementara media memiliki kemampuan menjangkau publik secara cepat dan luas.

Sinergi kedua pihak diharapkan mampu membentuk masyarakat yang semakin melek keuangan, kritis terhadap berbagai tawaran produk keuangan, serta mengetahui langkah yang harus dilakukan apabila menghadapi permasalahan.

Audiensi SMSI Babel dan OJK Babel pun diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang semakin konkret melalui sosialisasi, edukasi, publikasi informasi, maupun kegiatan peningkatan literasi dan inklusi keuangan.

Pada akhirnya, kerja sama tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem informasi sektor jasa keuangan yang sehat sekaligus memperkuat perlindungan konsumen di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Red/3W@

Gandeng SMSI Babel, OJK Perluas Edukasi Publik dan Perkuat Perlindungan Konsumen dari Scam
Periksa Juga
Selanjutnya..
Tautan berhasil disalin