TpO0TUC8TUG6BUA9TSA5BSr7Td==
BERITA
TERKINI

Super Liga PBVSI Babel 2026 Seri Belitung Dimulai, 50 Klub dan 1.525 Atlet Terdata

Ukuran huruf
Print 0

Belitung, BernasTV — Super Liga PBVSI Bangka Belitung 2026 Seri Kabupaten Belitung resmi bergulir mulai Senin malam (24/08/2026), di GOR Tanjungpandan. Kompetisi perdana yang digelar secara terintegrasi di tujuh kabupaten/kota se-Bangka Belitung ini menjadi babak baru pembinaan sekaligus penataan administrasi pervolian di daerah.

Ketua PBVSI Bangka Belitung, Bambang Patijaya (BPJ), hadir sekaligus membuka secara resmi Super Liga PBVSI Babel 2026 Seri Kabupaten Belitung. Sebelumnya, pada hari yang sama, Bambang juga membuka seri Kabupaten Belitung Timur.

Kompetisi tingkat Kabupaten Belitung diikuti 50 klub, terdiri dari 27 klub putra dan 23 klub putri. Mereka akan bersaing dengan sistem gugur untuk memperebutkan posisi juara dan runner-up sekaligus tiket menuju babak final tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam sambutannya, Bambang Patijaya menegaskan Super Liga menjadi format kompetisi baru yang selama ini belum pernah dilaksanakan PBVSI Babel secara terkonsolidasi dan terintegrasi.

“Bapak dan Ibu sekalian, terkhusus untuk voli, kita belum pernah selama ini melaksanakan yang namanya Super Liga,” ujar Bambang.

Menurutnya, kompetisi tersebut melibatkan seluruh tingkatan PBVSI di tujuh kabupaten/kota. Nantinya, juara dan runner-up dari masing-masing daerah akan dipertemukan dalam babak final tingkat provinsi.

“Dilakukan secara terkonsolidasi, terintegrasi dari semua tingkatan PBVSI tujuh kabupaten/kota, lalu kemudian finalnya nanti mempertemukan semua juara satu dan dua yang mewakili masing-masing kabupaten dan kota tersebut,” katanya.

Seri Belitung Jadi Momentum Penting

Bambang menilai pelaksanaan Super Liga PBVSI Babel Seri Kabupaten Belitung menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan pembinaan olahraga bola voli di Negeri Laskar Pelangi.

Pasalnya, Belitung dikenal memiliki gairah pervolian yang tinggi. Berbagai turnamen bola voli rutin digelar dan hampir selalu mendapatkan sambutan besar dari masyarakat.

“Saya mendengar sebetulnya kejuaraan voli di Kabupaten Belitung ini sangat banyak. Kalau bikin turnamen voli terutama di tempat ini, tamunya membludak, yang hadir menonton luar biasa,” ungkapnya.

Bambang mengaku senang melihat besarnya semangat atlet, klub serta animo masyarakat terhadap pertandingan bola voli di Belitung.

Bahkan, dirinya mengaku sempat beberapa kali memastikan kepada Ketua PBVSI Belitung bahwa pertandingan voli di Belitung mampu menarik masyarakat datang berbondong-bondong meskipun penyelenggara memberlakukan tiket masuk.

Menurut Bambang, fenomena tersebut menunjukkan bola voli telah memiliki basis pendukung yang kuat di tengah masyarakat Belitung.

Ia menyebut bola voli memiliki dua tujuan sekaligus, yakni sebagai olahraga prestasi dan olahraga rekreasi.

Karena itu, besarnya animo masyarakat tersebut harus diimbangi dengan sistem pembinaan atlet, klub dan kompetisi yang semakin baik.

55 Klub dan 1.525 Pemain Sudah Terdata

Ketua Pengkab PBVSI Kabupaten Belitung, Edi Usdianto (Edu), mengatakan hingga pelaksanaan Super Liga 2026, sebanyak 55 klub telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari PBVSI Kabupaten Belitung.

Dari 55 klub tersebut, PBVSI Belitung telah mendata sebanyak 1.525 pemain.

“Bahwa klub yang sudah kami keluarkan SK-nya berjumlah 55. Kemudian untuk total pemain dari 55 klub itu sudah kami data 1.525 orang,” kata Edu.

Sementara peserta Super Liga PBVSI Babel 2026 Seri Kabupaten Belitung mencapai 50 klub, masing-masing 27 klub putra dan 23 klub putri.

Klub peserta tersebar dari lima kecamatan, yakni Tanjungpandan 26 klub, Sijuk 5 klub, Badau 10 klub, Membalong 5 klub dan Selat Nasik 4 klub.

Edu menjelaskan Super Liga kali ini merupakan penyelenggaraan perdana di Kabupaten Belitung.

 “Perlu kami sampaikan bahwa kegiatan Liga Super ini adalah yang perdana di Kabupaten Belitung dan akan berlangsung dengan sistem gugur,” ujarnya.

Aturan Diperketat, Pemain Wajib Terverifikasi

Super Liga PBVSI Belitung 2026 juga hadir dengan penataan administrasi yang lebih ketat dibandingkan berbagai turnamen terbuka yang selama ini berlangsung.

Salah satu ketentuan penting adalah proses pendataan klub dan pemain dengan identitas KTP Kepulauan Bangka Belitung.

Ketentuan tersebut menjadi bagian dari upaya PBVSI melakukan validasi terhadap identitas dan domisili pemain sekaligus menciptakan kompetisi resmi yang lebih tertib.

Edu sebelumnya menjelaskan bahwa pendataan klub merupakan salah satu fondasi penting sebelum kompetisi dilaksanakan.

Seluruh klub peserta harus melalui proses verifikasi, termasuk mengenai domisili klub serta identitas pemain sesuai ketentuan administrasi yang ditetapkan.

Dengan sistem tersebut, klub tidak hanya dituntut memiliki pemain berkualitas secara teknis, tetapi juga harus memenuhi seluruh persyaratan administrasi.

BPJ: Tak Bisa Lagi Pemain “Cucuk Cabut”

Bambang Patijaya menegaskan penataan administrasi klub dan pemain merupakan salah satu misi penting dari penyelenggaraan Super Liga PBVSI Babel.

Ketua PBVSI Bangka Belitung, Bambang Patijaya (BPJ)
Pengurus Provinsi PBVSI meminta seluruh Pengkab dan Pengkot PBVSI se-Bangka Belitung melakukan pendataan klub maupun pemain secara lebih tertib.

Bambang menilai data Kabupaten Belitung saja sudah menunjukkan besarnya potensi yang dimiliki daerah ini.

Dengan 55 klub dan lebih dari 1.500 pemain yang telah terdata, menurutnya, sudah saatnya pembinaan olahraga bola voli ditopang dengan sistem kelembagaan dan administrasi yang lebih baik.

“Bayangkan, itu hanya untuk di Kabupaten Belitung saja. Selama ini kita belum terlalu mendalami persoalan administrasi. Jadi menurut saya ini titik tolak yang kita inginkan agar pervolian Bangka Belitung secara kelembagaan akan lebih baik,” katanya.

Pendataan tersebut juga akan memperjelas status pemain dan klub asal dalam setiap kompetisi resmi PBVSI.

“Dengan atlet-atlet yang sudah terdata, untuk seri-seri yang resmi dari PBVSI mereka sudah terdata. Ini asal klubnya dari mana. Jadi tidak bisa kalau kata orang kampung itu ‘cucuk cabut’, sebentar main di sini,” tegas Bambang.

Namun, ketentuan itu berlaku untuk turnamen resmi PBVSI. Untuk turnamen terbuka di luar agenda resmi, pemain tetap dapat mengikuti ketentuan yang ditetapkan masing-masing penyelenggara.

 “Tetapi kalau misalkan ada open di luar, ya silakan saja. Tetapi kalau untuk turnamen PBVSI, kita berharap tertib,” lanjutnya.

Bukan Sekadar Mengejar Juara
Edu menegaskan Super Liga PBVSI Belitung 2026 tidak semata-mata diarahkan sebagai ajang mencari pemenang, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan atlet dan penguatan klub.

“Liga Super ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan atlet dan klub. Kami berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas serta menampilkan permainan terbaik,” kata Edu, Sabtu (22/8/2026).

PBVSI Belitung berharap klub yang nantinya mewakili Kabupaten Belitung mampu bersaing dengan tim-tim terbaik dari kabupaten/kota lainnya.

Setiap pertandingan di GOR Tanjungpandan pun memiliki arti penting. Selain mengejar gelar terbaik di tingkat kabupaten, klub peserta membawa misi mendapatkan kesempatan mewakili Belitung pada level provinsi.

Dua Tim Terbaik Melaju ke Tingkat Provinsi

Dari Seri Kabupaten Belitung akan diambil juara dan runner-up untuk melanjutkan persaingan pada tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pukulan Bola Pertama oleh Ketua PBVSI Bangka Belitung, Bambang Patijaya (BPJ)


Hal yang sama juga berlaku bagi enam kabupaten/kota lainnya.

“Juara satu dan dua ini akan ketemu semua tujuh kabupaten/kota. Kita pertemukan. Jadi juara masing-masing kabupaten/kota dan runner-up-nya akan bertemu semuanya,” jelas Bambang.

Seri Belitung dan Belitung Timur menjadi bagian yang lebih awal digelar. Sementara pelaksanaan seri di Pulau Bangka dijadwalkan berlangsung pada awal September 2026.

Bambang menyebut pelaksanaan di Pulau Bangka diperkirakan dimulai sekitar 6 atau 7 September 2026.

Babak final yang mempertemukan juara dan runner-up dari tujuh kabupaten/kota diproyeksikan berlangsung setelah seluruh seri daerah selesai, sekitar akhir September hingga awal Oktober 2026.

Sementara berdasarkan keterangan Ketua PBVSI Belitung, babak final tingkat provinsi direncanakan berlangsung di Kota Tanjungpandan.

Atlet Berbakat Berpeluang Dipantau Samator

Di hadapan atlet dan pembina klub, Bambang Patijaya juga menyampaikan peluang menarik bagi pemain-pemain potensial dari Bangka Belitung untuk mendapatkan kesempatan pembinaan di level lebih tinggi.

Bambang mengungkapkan adanya komunikasi dan kesepahaman tidak tertulis dengan pihak klub voli Samator dalam hal pencarian pemain berbakat.

Menurutnya, Samator melakukan scouting terhadap atlet-atlet potensial dengan kriteria tertentu. Jika ditemukan pemain yang memiliki kemampuan dan prospek, bukan tidak mungkin atlet tersebut mendapat kesempatan masuk dalam program pembinaan.

“Mudah-mudahan kita bisa melihat, baik di seluruh kabupaten/kota termasuk Belitung, nanti akan ada bibit-bibit yang cukup bagus, yang mungkin bisa kita kirim ke liga voli nasional, salah satunya melalui klub Samator,” kata Bambang.

Kesempatan tersebut diharapkan semakin memotivasi atlet muda di Belitung untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Super Liga pun diharapkan menjadi salah satu panggung pemantauan bakat, sehingga pemain potensial dari daerah memiliki jalur untuk berkembang menuju level provinsi hingga nasional.

Tahun 2027 Bidik Kompetisi U-17 atau U-18

PBVSI Babel juga mulai merancang pengembangan kompetisi untuk kelompok usia muda.

Jika pelaksanaan Super Liga 2026 berjalan baik, Bambang menyebut pada tahun 2027 pihaknya akan mengupayakan seri khusus kelompok usia U-17 atau U-18.
“Jika pelaksanaan ini berjalan dengan baik, mudah-mudahan tahun depan, tahun 2027, tidak saja untuk kelompok senior atau kelompok umum, tetapi nanti kita akan upayakan bisa ada seri untuk U-17 atau U-18,” ujarnya.
Kompetisi kelompok usia dinilai penting sebagai bagian dari regenerasi atlet. Dengan kompetisi yang terstruktur sejak usia muda, PBVSI dapat melakukan pemantauan dan pembinaan pemain potensial secara lebih dini.

Titik Tolak Baru Pervolian Belitung

Bergulirnya Super Liga PBVSI Babel 2026 Seri Kabupaten Belitung pada 24 Agustus menjadi lebih dari sekadar dimulainya sebuah turnamen.

Kompetisi ini membawa misi yang lebih besar: menertibkan administrasi klub dan atlet, membangun database pemain, memperkuat pembinaan, meningkatkan kualitas kompetisi serta membuka jalur prestasi hingga tingkat nasional.

Dengan 55 klub yang telah memiliki SK, 1.525 pemain terdata dan 50 klub yang mengikuti Super Liga, Kabupaten Belitung memiliki modal besar untuk membangun ekosistem bola voli yang lebih terstruktur.

Ditambah tingginya animo masyarakat terhadap pertandingan voli, PBVSI Babel menilai Belitung memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan pervolian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kini, persaingan telah dimulai di GOR Tanjungpandan.

Dari puluhan klub putra dan putri yang bertarung, hanya tim-tim terbaik yang akan keluar sebagai juara dan runner-up untuk membawa nama Kabupaten Belitung ke panggung Super Liga PBVSI tingkat Provinsi Bangka Belitung.

Red/3W@

Super Liga PBVSI Babel 2026 Seri Belitung Dimulai, 50 Klub dan 1.525 Atlet Terdata
Periksa Juga
Selanjutnya..
Tautan berhasil disalin