Melalui unggahan visual yang memperlihatkan bentang lahan yang berubah menjadi genangan luas, Rahul menyampaikan pesan menyentuh, "Kita miliki bahan bakarnya, neraka-neraka kecil ternyata lahir dari tangan manusia."
Rahul Ikhsan dikenal aktif
dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan bersama Kelompok Usaha Perhutanan Sosial
(KUPS) Keramat Genting, Desa Gantung, Kabupaten Belitung Timur.
Melalui kelompok tersebut, ia bersama masyarakat terus mendorong upaya
konservasi kawasan pesisir, rehabilitasi hutan mangrove, serta penguatan
ekonomi masyarakat berbasis kelestarian lingkungan.
"Kita tidak boleh hanya menikmati hasil alam, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mengembalikan dan menjaganya. Alam yang rusak akan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, mulai dari berkurangnya sumber air bersih, hilangnya habitat satwa, hingga meningkatnya risiko bencana ekologis," ujarnya.
KUPS Keramat Genting
sendiri selama ini aktif mengembangkan berbagai kegiatan konservasi dan
pemberdayaan masyarakat. Selain melakukan penanaman mangrove, kelompok ini juga
mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir sebagai
benteng alami terhadap abrasi, habitat biota laut, sekaligus penopang ekonomi
masyarakat pesisir.
![]() |
| Rahul Ihsan & KUPS Keramat Genting pada Diskusi Publik : Gerakan Sosial & Ekologi Mangrove |
Melalui pesan yang
disampaikannya, Rahul Ikhsan berharap seluruh pihak dapat menjadikan kondisi
lingkungan saat ini sebagai bahan evaluasi bersama. Menurutnya, pembangunan
harus tetap berjalan, namun harus dilakukan secara bijaksana dengan
memperhatikan daya dukung lingkungan agar keindahan alam Belitung Timur tetap
lestari dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Red/3W@




