TpO0TUC8TUG6BUA9TSA5BSr7Td==
BERITA
TERKINI

Rahul Ikhsan Soroti Dampak Kerusakan Lingkungan, Ajak Masyarakat Selamatkan Alam Belitung Timur

Ukuran huruf
Print 0

Tanjungpandan, BernasTV Pegiat lingkungan asal Belitung Timur, Rahul Ikhsan, kembali mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam di tengah meningkatnya tekanan terhadap ekosistem akibat aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan.

Melalui unggahan visual yang memperlihatkan bentang lahan yang berubah menjadi genangan luas, Rahul menyampaikan pesan menyentuh, "Kita miliki bahan bakarnya, neraka-neraka kecil ternyata lahir dari tangan manusia."

Pesan tersebut menjadi refleksi bahwa kerusakan lingkungan bukanlah bencana yang datang dengan sendirinya, melainkan dapat terjadi akibat ulah manusia yang mengabaikan keseimbangan alam. Bentang lahan yang rusak, hilangnya vegetasi, hingga berubahnya fungsi kawasan menjadi pengingat bahwa eksploitasi tanpa pengelolaan yang baik dapat meninggalkan dampak panjang bagi masyarakat dan generasi mendatang.

Rahul Ikhsan dikenal aktif dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan bersama Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Keramat Genting, Desa Gantung, Kabupaten Belitung Timur. Melalui kelompok tersebut, ia bersama masyarakat terus mendorong upaya konservasi kawasan pesisir, rehabilitasi hutan mangrove, serta penguatan ekonomi masyarakat berbasis kelestarian lingkungan.

Menurut Rahul, menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kesadaran untuk merawat hutan, sungai, pesisir, dan lahan harus dibangun sejak dini agar kerusakan yang terjadi tidak semakin meluas.

"Kita tidak boleh hanya menikmati hasil alam, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mengembalikan dan menjaganya. Alam yang rusak akan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, mulai dari berkurangnya sumber air bersih, hilangnya habitat satwa, hingga meningkatnya risiko bencana ekologis," ujarnya.

KUPS Keramat Genting sendiri selama ini aktif mengembangkan berbagai kegiatan konservasi dan pemberdayaan masyarakat. Selain melakukan penanaman mangrove, kelompok ini juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir sebagai benteng alami terhadap abrasi, habitat biota laut, sekaligus penopang ekonomi masyarakat pesisir.

Rahul Ihsan & KUPS Keramat Genting pada Diskusi Publik : Gerakan Sosial & Ekologi Mangrove
Aktivitas tersebut sejalan dengan upaya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan keberlanjutan lingkungan. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang terlibat dalam gerakan konservasi, diharapkan kesadaran kolektif untuk melindungi alam Belitung Timur terus meningkat.

Melalui pesan yang disampaikannya, Rahul Ikhsan berharap seluruh pihak dapat menjadikan kondisi lingkungan saat ini sebagai bahan evaluasi bersama. Menurutnya, pembangunan harus tetap berjalan, namun harus dilakukan secara bijaksana dengan memperhatikan daya dukung lingkungan agar keindahan alam Belitung Timur tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Red/3W@

Rahul Ikhsan Soroti Dampak Kerusakan Lingkungan, Ajak Masyarakat Selamatkan Alam Belitung Timur
Periksa Juga
Selanjutnya..
Tautan berhasil disalin